Blog Entrykeajaiban hidupJun 14, '07 11:07 PM
for everyone
dari milis pengajian kantor...    
Pada suatu hari sepasang suami istri sedang makan bersama di rumahnya. Tiba-tiba pintu rumahnya diketuk seorang pengemis. Melihat keadaan si pengemis itu, si istri merasa terharu dan dia bermaksud hendak memberikan sesuatu. Tetapi sebelumnya, sebagai seorang wanita yang sholihat dan patuh pada kepada suaminya, dia meminta izin terlebih dahulu kepada suaminya, "Wahai suamiku, bolehkah aku memberi makanan kepada pengemis itu?"
 
Rupanya suaminya memiliki karakter yang berbeda dengan wanita itu. Dengan suara lantang dan kasar menjawab, "Tidak usah! Usir saja dia, dan tutup kembali pintunya!"
 
Si wanita terpaksa tidak memberikan apa-apa kepada pengemis tadi sehingga dia berlalu dan kecewa.
 
Pada suatu hari yang naas perdagangan lelaki ini jatuh bangkrut. Kekayaannya habis dan ia menderita banyak hutang. Selain itu, karena ketidakcocokan sifat dengan istrinya, rumah tangganya menjadi berantakan sehingga terjadilah perceraian.
 
Tak lama sesudah habis masa iddahnya bekas istri lelaki yang pailit itu menikah lagi dengan seorang pedagang di kota dan hidup berbahagia. Pada suatu hari ketika wanita itu sedang makan dengan suaminya (yang baru), tiba-tiba ia mendengar pintu rumahnya diketuk orang. Setelah pintunya dibuka ternyata tamu tak diundang itu adalah seorang pengemis yang sangat mengharukan hati wanita itu. Maka wanita itu berkata kepada suaminya, "Wahai suamiku, bolehkah aku memberikan sesuatu kepada pengemis ini?" Suaminya menjawab, "Berikan makan pengemis itu!".
 
Setelah memberi makanan kepada pengemis itu istrinya masuk ke dalam rumah sambil menangis. Suaminya dengan perasaan heran bertanya kepadanya, "Mengapa engkau menangis? Apakah engkau menangis karena aku menyuruhmu memberikan daging ayam kepada pengemis itu?".
 
Wanita itu menggeleng halus, lalu berkata dengan nada sedih, "Wahai suamiku, aku sedih dengan perjalanan taqdir yang sungguh menakjubkan hatiku. Tahukah engkau siapa pengemis yang ada di luar itu? Dia adalah suamiku yang pertama dulu".
 
Mendengar keterangan istrinya demikian, sang suami sedikit terkejut, tapi segera ia balik bertanya, "Dan engkau, tahukah engkau siapa aku yang kini menjadi suamimu ini? Aku adalah pengemis yang dulu diusirnya!".
 
------------ -------
disadur dari Lembaran Da'wah Keluarga MARHAMAH edisi 493 Th. IX 1422 H / 2001 M
 
sumber : dudung.net

 


Yathie
(Ingati bila Sunyi, Rindui bila Jauh, Fahami bila Keliru, Nasehati bila Lalai dan Maafkan bila Terluka. Alangkah Indahnya ukhuwah bila sgalanya karena Allah SWT)

faridrifai wrote on Jun 14, '07
*terenyuh..... Ya Rabb kami berlindung kepada-Mu dari sifat-sifat kikir, sombong dan pemalas...
indragunawan wrote on Jun 14, '07
COBA RENUNGKAN DI BALIK CERITA DI ATAS :

kenapa ya di saat suami masih jaya istri bisa setia dengan perbedaan sifat suami,
tetapi setelah suami bangkrut istri tidak bisa tahan dengan perbedaan sifat suami.

si istri selalu mencari suami yg kondisi keuangan suaminya mapan....aneh...
renayenita wrote on Jun 15, '07
cerita yg bagus...
vienky wrote on Jun 15, '07
subhanallah...ceritanya bermakna sekali...
TFS ya ukh...:)
pksrorotan wrote on Jun 15, '07
JFS ukhtina... :>
ukhtina wrote on Jun 16, '07
kenapa ya di saat suami masih jaya istri bisa setia dengan perbedaan sifat suami,
tetapi setelah suami bangkrut istri tidak bisa tahan dengan perbedaan sifat suami.
di permukaan aja saya masih memikirkan cerita ini, mas indra dah sampe di balik cerita ya..
hal ini mah dah bukan sesuatu yg aneh lagi mas, tapi dah lumrah
jarang ada wanita mau di ajak susah.. sorry to say.
suararaa wrote on Jun 16, '07
sudah pernah baca sih sebelumnya.. tapi, ttp aja dalem,,,,
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help