assalamualaikum,
yap, betul banget. emang sih tuh film jujur, jarang-jarang film hollywood yang kayak gitu. iyalah, dari segitu banyaknya adegan perang salib, kok ya potongan fatihul Yerusalem yang diambil. tapi, dari beberapa referensi, ada yang bilang kalo orang barat memang menghormati Salahudin (or Saladin) banget, karena dia tidak membantai orang nasrani ketika masuk ke Yerusalem, meskipun moyangnya dibantai habis sewaktu pasukan salib merebut palestina dari umat Islam seratus tahun sebelumnya. hal itulah yang mereka kenang dalam film itu.
well, semoga kita adalah Salahudin dan Muhammad Al Fatich yang baru, atau..paling tidak, pasukan yang mendampingi para Khalifah itu. Amin
sekedar kenalan, kami harap antum berkenan berkunjung ke situs kami di www.ukki-umg.blogspot.com. berikan vote dan komen antum.
wassalamualaikum, dari redaksi Reset Magazine a.k.a. UKKI Universitas Muhammadiyah Gresik